Selasa, Oktober 07, 2008

Lebaran Is Day's Funnies II

Cerita Sebelumnya....Tapi apa daya setelah ke Distro tiba-tiba ban sepeda motor bocor aduh....sial....!! untuk menghilangkan kepanikan dijalan menuju ke tempat tempel ban sengaja kami melucu. Sebelum nya saya juga ingin memperkenalkan 2 teman saya, yaitu Arie & Lana.

Diperjalanan dari warnet teman kami di daerah Helvetia menyusuri jalan tiba².
Lana : Eeehhhh.....eeehhhhh......bocor...bannya bocor tuh Yud...!!
Arie : Iya nieh pinggir dulu...!!
Saya : Aahhhkkk......Sial kali pun mana nih tempel bannya....???
Lana : Tuh disimpang sana ada tukang tempel ban.

Setelah berjalan agak cepat kami menjumpai tempel ban, Tapi bukannya kesusahan malah kami bertiga malah ketawa=ketawa dengan adanya ban bocor tersebut dengan mengulangi kata² Lana yang membuat kami sakit perut, bukan karena apapun tapi memang Lana yang dikenal pendiam itu rupa nya bisa melucu.

Akhirnya setelah dititipkan sama tukang tempel bannya akhirnya kami menyusuri jalan di daerah Griya dan akhirnya ketemu dengan Distro terdekat dan kami pun membeli baju disana, maklum saja kalau saja kami membeli baju tersebut sudah terlalu malam kurang lebih waktu menunjukkan pukul 00.30 WIB dan semua pusat perbelanjaan sudah tutup.

Dengan mengandalkan uang ditangan cukup banyak yang kami kejar adalah bagaimana supaya besok bisa memakai baju Lebaran untuk kami pakai besok, tidak perduli berapa pun harganya, ya..!! klo menurut saya sudah pasang gila saja. Setelah selesai kami pun mengambil sepeda motor tadi ditempat tukang tempel ban. Setelah diketahui rupanya pentil ban dalamnya sudah putus jadi terpaksa ganti ban baru, memang sebelum kami ke Distro sudah di setujui bahwa akan mengganti ban baru.

Setelah selesai semua kami pun bergerak ke rumah Lana untuk mengantarnya pulang, tapi sebelum nya aq tidak tahu menahu kalau saja rumah Lana itu jauh, ya...sebagai teman yang baik saya pun mengantarnya sampai kerumahnya.

Setelah mengantarnya kemudian kami pun balik ke markas, ya markas kami pada saat itu adalah sebuah Warnet. Kenapa sebuah Warnet? Karena memang saat itu aq dan teman² ku itu memang bekerja disebuah Warnet Di daerah SM. Raja dan memang pada saat malam Takbiran itu kami memang ditugaskan untuk menginap di Warnet tempat kami bekerja. Diperjalanan pulang kami bercerita banyak dari masalah cewek sampai masalah busana Lebaran yang akan kami gunakan besok harinya.

Sesampainya di Warnet, kami pun terlelap karena sudah kecape'an karena sudah berjalan jauh dan belanja begitu banyak baju dan celana serta sendal dan keperluan yang akan digunakan selama 1 bulan......Bersambung

Tidak ada komentar: